Sombano, 8 Januari 2026 — Kelompok Simpan Pinjam Posa’asa Desa Sombano menggelar pendampingan pengembangan usaha sekaligus perhitungan akhir siklus keuangan tahun 2025, Kamis (8/1). Kegiatan ini diikuti 30 anggota kelompok, mayoritas perempuan, sebagai bagian dari evaluasi kinerja dan tata kelola keuangan kelompok.
Dalam laporan akhir siklus yang dipaparkan Hasanudin (Forkani), total tabungan anggota hingga Desember 2025 tercatat sebesar Rp34.800.000, disertai tabungan sukarela Rp5.516.000 dan dana sosial Rp1.400.000. Selain itu, kelompok juga membukukan bunga atau administrasi tahun 2025 sebesar Rp5.070.000 serta surplus tahun 2024 yang belum dibagikan senilai Rp860.000.

Dari sisi pembiayaan, Kelompok Posa’asa telah menyalurkan pinjaman sebesar Rp101.100.000 dengan total angsuran masuk Rp54.900.000. Hingga akhir siklus, sisa pinjaman yang masih beredar mencapai Rp46.200.000, sementara saldo kas berada di angka Rp1.446.000.
Bendahara Ernawati menyampaikan bahwa satu anggota, Ummu Umsia, resmi keluar karena pindah domisili dan seluruh tabungan serta hak keuntungannya akan dikembalikan. Ia juga melaporkan aktivitas usaha kelompok selama Agustus–Desember 2025 berupa produksi abon dan nugget ikan dengan nilai produksi Rp1.049.000 dan penjualan Rp1.620.000.

Ketua Kelompok Posa’asa, Wa Tanda, kemudian memimpin rapat rutin dan pemaparan laporan keuangan bulanan Desember 2025. Total aset kelompok tercatat Rp47.646.000, terdiri dari kas di boks Rp1.446.000 dan pinjaman beredar Rp46.200.000. Setelah penyetoran tabungan wajib, tabungan sukarela, dana sosial, serta angsuran pinjaman, total kas terkumpul Rp10.779.000.
Pada bulan tersebut, kelompok menyalurkan pinjaman baru sebesar Rp7.000.000 dan mencatat pengeluaran lain Rp1.467.000, sehingga saldo akhir bulan Desember 2025 berada di angka Rp2.312.000.



