Pembukaan Wilayah Fuluan Ntooge, Nelayan Panen 197,9 Kilogram Gurita

Pembukaan Wilayah Fuluan Ntooge, Nelayan Panen 197,9 Kilogram Gurita

Darawa- Setelah ditutup selama kurang lebih tiga bulan, wilayah penangkana gurita Fulua Ntooge kembali dibuka pada 3 September 2026. Pembukaan ini menjadi bagian dari pengelolaan gurita berbasis masyarakat untuk memberi kesempatan bagi sumber daya gurita berkembang sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi nelayan.

Kegiatan diawali dengan pemberian sesajen di area penutupan sebagai bagian dari prosesi adat dan ungkapan syukur atas sumber daya laut. Setelah itu, bendera penanda penutupan dilepas sebagai tanda wilayah kembali dibuka untuk aktivitas penangkapan sesuai kesepakatan masyarakat.

Pada pembukaan kali ini, Kelompok LMMA Limbo Kiwolu menerapkan strategi dengan menurunkan sebagian nelayan lebih awal ke wilayah penangkapan. Tim LMMA juga sudah berada di lokasi sebelum air laut benar-benar surut. Strategi ini dilakukan agar aktivitas penangkapan dapat berlangsung lebih efektif sejak wilayah mulai bisa diakses.

Sebanyak 47 nelayan, laki-laki dan perempuan, turut melakukan penangkapan gurita. Hasil tangkapan kemudian dikumpulkan, ditimbang, dan dikelompokkan berdasarkan grade.

Dalam satu hari pembukaan, tercatat 197,9 kilogram gurita dengan nilai ekonomi mencapai Rp14.355.300. Hasil tersebut terdiri dari Grade A sebanyak 29,2 kilogram senilai Rp2.950.600, Grade B sebanyak 97,5 kilogram senilai Rp7.166.000, dan Grade C sebanyak 71,2 kilogram senilai Rp4.238.700.

Hasil tangkapan ini menjadi catatan bagi kelompok LMMA dan masyarakat untuk mengevaluasi kondisi sumber daya setelah tiga bulan penutupan. Data tersebut juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan strategi pengelolaan pada periode berikutnya.

Penutupan sementara menjadi salah satu upaya masyarakat memberikan ruang bagi gurita untuk berkembang sebelum wilayah kembali dimanfaatkan. Sementara itu, keterlibatan nelayan dalam menjaga, membuka, menangkap, dan mencatat hasil menunjukkan bahwa pengelolaan sumber daya gurita dilakukan secara bersama berdasarkan kesepakatan masyarakat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top