Author name: admin

Luangkee Kadie Langge Dibuka, Nelayan Kembali Menangkap Gurita

Kaledupa, 21 September 2026 — Masa penutupan sementara wilayah Luangkee, Kadie Langge, berakhir pada Senin (21/9). Pembukaan yang berlangsung sejak pukul 06.30 WITA ini menjadi tanda dimulainya kembali aktivitas penangkapan gurita setelah sebelumnya masyarakat dan anggota LMMA Kadie Langge sepakat menutup wilayah tersebut untuk sementara. Sebelum perahu dan alat tangkap digunakan, pembukaan diawali dengan prosesi […]

Luangkee Kadie Langge Dibuka, Nelayan Kembali Menangkap Gurita Read More »

Mengenal, Mengabadikan, dan Menjaga Mangrove Kadie La Olua

Kaledupa, 20 September 2026 — Klab Mangrove SMA Negeri 1 Kaledupa mengikuti Tour Mangrove Kadie La Olua di kawasan Mangrove Mata Nu Tafo, Pulau Kaledupa. Kegiatan ini mengajak siswa mengenal ekosistem mangrove secara langsung, mendokumentasikan kawasan melalui fotografi, serta memahami pentingnya menjaga mangrove sebagai bagian dari warisan alam Kaledupa. Setibanya di Mata Nu Tafo, para

Mengenal, Mengabadikan, dan Menjaga Mangrove Kadie La Olua Read More »

Menghubungkan Ikan, Ekosistem, dan Masyarakat dalam Pengelolaan Perikanan

Darawa, 17 September 2026 — Pengelolaan perikanan tidak hanya berkaitan dengan ikan yang ditangkap, tetapi juga dengan kondisi habitat, ekosistem, masyarakat, dan aturan yang mengatur pemanfaatannya. Hal ini menjadi pembahasan dalam Pelatihan Dasar Pengelolaan Perikanan Berbasis Ekosistem (Ecosystem-Based Fisheries Management/EBFM) yang berlangsung di Desa Darawa, Limbo Kiwolu. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan LMMA Limbo Kiwolu

Menghubungkan Ikan, Ekosistem, dan Masyarakat dalam Pengelolaan Perikanan Read More »

Menjaga Ikan Dimulai dari Menjaga Habitatnya

Sombano, 15 September 2026 — Hasil tangkapan yang semakin berkurang dan ukuran ikan yang semakin kecil menjadi pengalaman yang mulai dirasakan sejumlah nelayan di Sombano. Dari pengalaman tersebut, muncul pertanyaan yang menjadi pembuka diskusi dalam Pelatihan Dasar Pengelolaan Perikanan Berbasis Ekosistem (Ecosystem-Based Fisheries Management/EBFM): apa yang terjadi pada ikan jika rumah tempat mereka hidup tidak

Menjaga Ikan Dimulai dari Menjaga Habitatnya Read More »

Popajumpa dan Masyarakat Sombano Buka Kembali Wilayah Penangkapan Gurita

Sombano- Kelompok LMMA Popajumpa bersama masyarakat Desa Sombano melakukan pembukaan kembali wilayah penangkapan gurita di Bungi Toto Nu Kampo pada 8 September 2026. Pembukaan dilakukan setelah kawasan tersebut ditutup selama kurang lebih tiga bulan untuk memberikan waktu bagi sumber daya gurita dan ekosistem laut untuk tumbuh dan berkembang. Kegiatan dimulai saat air laut surut dengan

Popajumpa dan Masyarakat Sombano Buka Kembali Wilayah Penangkapan Gurita Read More »

Pembukaan Wilayah Fuluan Ntooge, Nelayan Panen 197,9 Kilogram Gurita

Darawa- Setelah ditutup selama kurang lebih tiga bulan, wilayah penangkana gurita Fulua Ntooge kembali dibuka pada 3 September 2026. Pembukaan ini menjadi bagian dari pengelolaan gurita berbasis masyarakat untuk memberi kesempatan bagi sumber daya gurita berkembang sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi nelayan. Kegiatan diawali dengan pemberian sesajen di area penutupan sebagai bagian dari prosesi adat

Pembukaan Wilayah Fuluan Ntooge, Nelayan Panen 197,9 Kilogram Gurita Read More »

Buku Mangrove Kadie La Olua Diluncurkan, Jadi Media Belajar bagi Generasi Muda

Sombano- Sebagai bagian dari upaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya ekosistem mangrove, LMMA Popajumpa bersama Forkani meluncurkan buku saku “Hutan Mangrove Kadie La Olua: Pendokumentasian dan Cara Mengenalinya”. Peluncuran berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, di Balai Desa Sombano, Pulau Kaledupa. Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Sara Barata Kahedupa, Camat Kaledupa, Pemerintah Desa

Buku Mangrove Kadie La Olua Diluncurkan, Jadi Media Belajar bagi Generasi Muda Read More »

Masyarakat Darawa Dorong Pengelolaan Pesisir yang Inklusif melalui Pendekatan Berbasis Hak Asasi Manusia

Darawa – Masyarakat Desa Darawa mengikuti pelatihan Pendekatan Berbasis Hak Asasi Manusia (Human Rights-Based Approach/HRBA) dalam pengelolaan sumber daya pesisir dan laut, Rabu (4/8/2026). Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk memahami hak-hak mereka sekaligus merumuskan langkah bersama agar pengelolaan sumber daya pesisir berlangsung lebih inklusif dan berkeadilan. Kegiatan diawali dengan pengenalan HRBA dan hak-hak

Masyarakat Darawa Dorong Pengelolaan Pesisir yang Inklusif melalui Pendekatan Berbasis Hak Asasi Manusia Read More »

Masyarakat Tanomeha Perkuat Pemahaman HRBA dalam Pengelolaan Sumber Daya Pesisir

Tanomeha – Masyarakat Desa Tanomeha mengikuti sosialisasi Pendekatan Berbasis Hak Asasi Manusia (Human Rights-Based Approach/HRBA) sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola sumber daya pesisir yang inklusif dan berkeadilan. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (01/8) ini menghadirkan Ketua Forkani, La Beloro, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, La Beloro menjelaskan bahwa HRBA menempatkan masyarakat sebagai pemegang hak

Masyarakat Tanomeha Perkuat Pemahaman HRBA dalam Pengelolaan Sumber Daya Pesisir Read More »

Masyarakat Desa Sombano Ikuti Pelatihan Pendekatan Berbasis Hak Asasi Manusia

Sombano – Masyarakat Desa Sombano mengikuti pelatihan mengenai Pendekatan Berbasis Hak Asasi Manusia (Human Rights-Based Approach/HRBA) yang diselenggarakan di Kantor Desa Sombano, Rabu (29/7). Kegiatan dibuka oleh Roman dari Forkani selaku fasilitator lokal yang menjelaskan tujuan pelatihan, yakni memperkuat pemahaman masyarakat mengenai prinsip-prinsip HRBA dalam pembangunan dan pengelolaan sumber daya alam. Materi kemudian disampaikan oleh

Masyarakat Desa Sombano Ikuti Pelatihan Pendekatan Berbasis Hak Asasi Manusia Read More »

Peringati Hari Mangrove Sedunia, Popajumpa Libatkan Pelajar Tanam Mangrove di Kadie La Olua

Sombano – Kelompok Popajumpa bersama Club Mangrove SMAN 1 Kaledupa menggelar aksi penanaman mangrove dalam rangka memperingati Hari Mangrove Sedunia di kawasan Kadie La Olua, Desa Sombano, Minggu 26 Juli 2026. Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah II Kaledupa Balai Taman Nasional Wakatobi. Sebelum melakukan penanaman, Kamil selaku Anggota Popajumpa

Peringati Hari Mangrove Sedunia, Popajumpa Libatkan Pelajar Tanam Mangrove di Kadie La Olua Read More »

Patroli Meningkat, Popajumpa Tegaskan Mangrove Dijaga Lewat Edukasi dan Kolaborasi

Sombano– Upaya pengawasan hutan mangrove di wilayah Kadie La Olua menunjukkan perkembangan positif. Hal ini disampaikan oleh Oldi dari SPTN II Kaledupa Balai Taman Nasional Wakatobi saat memaparkan hasil analisis dan evaluasi patroli mangrove yang dilakukan Kelompok Popajumpa dalam Musyawarah Umpan Balik Data Patroli Pengawasan Mangrove di Desa Sombano, Kamis (16/7). Menurut Oldi, intensitas patroli

Patroli Meningkat, Popajumpa Tegaskan Mangrove Dijaga Lewat Edukasi dan Kolaborasi Read More »

Menjaga Benteng Pesisir, Siswa SMA Negeri 1 Kaledupa Belajar Konservasi Mangrove

Kaledupa — Di wilayah pesisir Pulau Kaledupa, ekosistem ini menjadi benteng alami yang melindungi daratan dari hempasan ombak sekaligus menyediakan habitat bagi berbagai biota laut. Karena itu, mengenal mangrove menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kepedulian terhadap keberlanjutan pesisir. Sebanyak 30 siswa SMA Negeri 1 Kaledupa yang tergabung dalam Klu Mangrove mengikuti pelatihan dasar ekologi dan

Menjaga Benteng Pesisir, Siswa SMA Negeri 1 Kaledupa Belajar Konservasi Mangrove Read More »

Dari Sekolah untuk Pesisir, SMA Negeri 1 Kaledupa Bentuk Klub Mangrove

Kaledupa – SMA Negeri 1 Kaledupa membentuk Klub Mangrove sebagai wadah bagi siswa untuk belajar sekaligus berpartisipasi aktif dalam upaya pelestarian ekosistem mangrove di Kaledupa. Pembentukan klub ini dilaksanakan pada Sabtu (18/7) melalui kerja sama antara Forum Kahedupa Toudani (Forkani) dan SMA Negeri 1 Kaledupa. Kegiatan yang diikuti oleh 30 siswa ini merupakan tindak lanjut

Dari Sekolah untuk Pesisir, SMA Negeri 1 Kaledupa Bentuk Klub Mangrove Read More »

Patroli Mangrove Kadie La Olua Meningkat, Pengawasan Kawasan Semakin Kuat

Sombano– Upaya pengawasan hutan mangrove di wilayah Kadie La Olua menunjukkan perkembangan positif. Hal ini disampaikan oleh Oldi dari SPTN II Kaledupa Balai Taman Nasional Wakatobi saat memaparkan hasil analisis dan evaluasi patroli mangrove yang dilakukan Kelompok Popajumpa dalam Musyawarah Umpan Balik Data Patroli Pengawasan Mangrove di Desa Sombano, Kamis (16/7). Menurut Oldi, intensitas patroli

Patroli Mangrove Kadie La Olua Meningkat, Pengawasan Kawasan Semakin Kuat Read More »

Scroll to Top