25 Agustus 2024- Puluhan ibu-ibu yang merupakan bagian dari Kelompok Simpan Pinjam Lohoa sudah memadati Gedung Posyandu Dusun Lohoa, Kecamatan Kaledupa Selatan, Wakatobi.
Sebelum benar-benar siap, kelompok ini sudah dibekali berbagai pelatihan. Mulai dari penyusunan Standard Operational Procedure (SOP) kelompok, pencatatan hingga pengelolaan keuangan. Hari ini pun, dalam pencatatan kas pertama masih didampingi oleh Forkani.
Sebenarnya, kali ini bukan pembayaran pertama. Sebelumnya anggota kelompok sudah memasukan tabungan awal sebesar 100 ribu per orang sebagai simpanan awal yang ingin bergabung sebagai anggota kelompok. Yang dikumpulkan ini merupakan tabungan pertama ditambahkan dengan dana sosial. Sehingga yang mesti dibayar setiap bulan oleh setiap anggota adalah RP 105.00o.

Kegiatan ini dimulai dengan pembayaran iuran, kemudian setiap anggota menuliskannya dalam buku tabungan, dan oleh pengurus ditulis dalam daftar tabungan anggota dan pencatatan di dalam kas umum. Dari total simpanan yang terkumpul berjumlah RP 4.725.000.

Menanggapi hal tersebut, para anggota sudah tidak sabar ingin membuat unit usaha yang bisa dilakukan bersama-sama untuk menambah lagi tabungan yang dimiliki.
“Mau gabung supaya bisa menabung dan membuat usaha bersama-sama,” ucap Pehu, salah satu Anggota Kelompok Simpan Pinjam Lohoa.

Santi Kartini