Wakatobi

Biomasa Perikanan Menurun, LMMA Popajumpa Lakukan Kajian Akar Masalah

15 November 2024– Penurunan biomasa ikan di perairan Sombano telah berdampak besar pada hasil tangkapan nelayan. Sebagai respons, LMMA Popajumpa mengadakan kajian untuk menemukan akar masalah dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi krisis perikanan ini. Ayiling, Anggota LMMA Popajumpa, menjelaskan bahwa menurunnya jumlah tangkapan ikan disebabkan oleh penurunan biomasa ikan itu sendiri. Sementara itu, […]

Biomasa Perikanan Menurun, LMMA Popajumpa Lakukan Kajian Akar Masalah Read More »

Warga Desa Sombano Adakan Penutupan Temporary Cluster di Lokasi Baru

10 November 2024– Warga Desa Sombano, anggota Local Marine Management Area (LMMA) Popajumpa, serta masyarakat adat setempat menggelar acara doa bersama sebagai bagian dari rangkaian penutupan wilayah Temporary Cluster (TC). Doa bersama diselenggarakan di Toruntu, Desa Sombano, Kecamatan Kaledupa, Wakatobi. Doa bersama yang dipimpin oleh tokoh adat setempat  ini merupakan simbol harapan dan niat baik

Warga Desa Sombano Adakan Penutupan Temporary Cluster di Lokasi Baru Read More »

Puskesmas Sandi Kembali Lakukan Pemeriksaan Kesehatan di Darawa

11 November 2024 – Puskesmas Sandi bersama Pemerintah Desa Darawa mengadakan pemeriksaan kesehatan massal di lapangan tengah Desa Darawa, Kecamatan Kaledupa Selatan, Wakatobi. Sebanyak 13 petugas dari Puskesmas Sandi terlibat dalam kegiatan ini, termasuk petugas skrining, laboratorium, pemeriksaan, apotek, tenaga kesehatan desa, dan kepala puskesmas. Para kader Posyandu juga membantu administrasi, pengukuran tinggi badan, lingkar

Puskesmas Sandi Kembali Lakukan Pemeriksaan Kesehatan di Darawa Read More »

Pertemuan Bulanan LMMA Kadie Langge Bahas RKPDES

25 Oktober 2024– Dalam pertemuan bulanan rutin, kelompok LMMA Kadie Langge membahas pentingnya memasukkan Peraturan Desa (PERDES) terkait pengelolaan sumber daya alam ke dalam Rancangan Kerja Pembangunan Desa (RKPDES). Pertemuan yang diadakan di kantor desa Tanomeha, Kecamatan Kaledupa Selatan, Wakatobi ini diadakan untuk memastikan agar program-program yang telah berjalan di desa tetap berkelanjutan. Jaswia, salah

Pertemuan Bulanan LMMA Kadie Langge Bahas RKPDES Read More »

Visi-Misi LMMA Popajumpa Fokus pada Kelestarian Pesisir dan Laut

27 Oktober 2024- Dalam upaya memperkuat pengelolaan sumberdaya laut secara berkelanjutan, kelompok Locally Managed Marine Area (LMMA) Popajumpa di Desa Sombano merumuskan visi dan misi. Diskusi yang berlangsung di rumah salah satu anggota LMMA ini, menjadi momentum penting untuk membahas berbagai ancaman lingkungan yang dihadapi, seperti pengambilan pasir untuk pembangunan serta kerusakan mangrove dan terumbu

Visi-Misi LMMA Popajumpa Fokus pada Kelestarian Pesisir dan Laut Read More »

Kelompok Simpan Pinjam Darawa Maju Kumpulkan Dana Rp 7,6 Juta

20 Oktober 2024- Kelompok Simpan Pinjam Darawa Maju kembali mengadakan pertemuan rutin bulanan. Pertemuan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini sudah dipimpin oleh ketua kelompok. Pada sesi pembukaan, ketua kelompok menyampaikan beberapa agenda penting. Salah satu fokus utama adalah meninjau kembali pencatatan buku tabungan dan kas umum kelompok. Sekretaris, didampingi oleh koordinator site dan penanggung

Kelompok Simpan Pinjam Darawa Maju Kumpulkan Dana Rp 7,6 Juta Read More »

Kelompok Simpan Pinjam Sombano Bahas Perbaikan Buku Kas dan Pentingnya Usaha

3 Oktober 2024- Kelompok Simpan Pinjam Desa Sombano mengadakan pertemuan rutin bulanan di Kantor Desa Sombano, Kecamatan Kaledupa, Wakatobi. Pertemuan yang dipimpin oleh Roman ini dihadiri oleh seluruh anggota kelompok. Turut hadir juga, Hasanuddin untuk mendampingi pencatatam buku kas. Dalam pertemuan ini, Hasanuddin menyampaikan beberapa masukan terkait perbaikan buku kas. Beliau menegaskan pentingnya disiplin dalam

Kelompok Simpan Pinjam Sombano Bahas Perbaikan Buku Kas dan Pentingnya Usaha Read More »

Bangun Organisasi yang Tangguh Melalui Pelatihan Kepemimpinan

30 September 2024 – Pelatihan Pengembangan Kepemimpinan dan Organisasi dilaksanakan di Kantor Desa Sombano dengan dihadiri oleh sejumlah anggota komunitas LMMA Popajumpa, Desa Sombano, Kecamatan Kaledupa, Wakatobi. Acara dimulai pada pukul 09.00 WITA, dibuka oleh Roman (Forkani) selaku pemimpin acara yang memandu kegiatan melalui pembacaan doa dan penetapan kontrak belajar bersama. Pelatihan ini bertujuan untuk

Bangun Organisasi yang Tangguh Melalui Pelatihan Kepemimpinan Read More »

Pertemuan Rutin LMMA Kadie Langge, Bicara Manfaat dan Upaya Konservasi Ekosistem Laut

25 September 2024- Kelompok LMMA Kadie Langge mengadakan pertemuan rutin di Gedung Posyandu Dusun Lohoa, Desa Tanomeha, Wakatobi. Pada kesempatan ini, Bahri membagikan pengalaman dan pengetahuan barunya setelah mewakili LMMA Kadie Langge untuk belajar tentang ekosistem laut di Bali yang diadakan oleh Yayasan Pesisir Lestari beberapa pekan lalu. Bahri menjelaskan bahwa ketiga ekosistem ini, yaitu

Pertemuan Rutin LMMA Kadie Langge, Bicara Manfaat dan Upaya Konservasi Ekosistem Laut Read More »

Training of Trainer; LMMA Kadia Langge Belajar Baca dan Sampaikan Data Perikanan

22 September 2024– Kelompok Lokal Managed Marine Areas (LMMA) Kadie Lange mengadakan Training of Trainer di kantor Desa Tanomeha, Kecamatan Kaledupa Selatan, Wakatobi. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Kelompok LMMA dalam praktik dan pengelolaan perikanan, khususnya perikanan gurita yang berkelanjutan. Pelatihan ini difasilitasi oleh Forkani yang dihadiri oleh Hasanuddin, Masrika, Dita Septiani Kamal, dan

Training of Trainer; LMMA Kadia Langge Belajar Baca dan Sampaikan Data Perikanan Read More »

LMMA Kiwolu Canangkan Penyuratan Bagi Nelayan yang Melanggar Aturan

21 September 2024 – Kelompok Lokal Marine Management Area (LMMA) Kiwolu, Desa Darawa, mengadakan pertemuan bulanan setelah dialog bersama Sara Barata Kahedupa, Bonto Limbo Kiwolu, aparat desa, dan nelayan yang melanggar aturan dengan memasuki wilayah Temporary Closure (TC). Baca juga: Tegakan-aturan-temporary-closure-lmma-kiwolu-adakan-tuturangi Pertemuan ini difokuskan pada pengawasan dan penegakan aturan pengelolaan kawasan penangkapan gurita yang merupakan

LMMA Kiwolu Canangkan Penyuratan Bagi Nelayan yang Melanggar Aturan Read More »

Tegakan Aturan Temporary Closure, LMMA Kiwolu Adakan Tuturangi

21 September 2024- Lokal Marine Management Area (LMMA) Kiwolu melaksanakan Tuturangi (penyuluhan atau nasehat) terhadap nelayan yang beberapa kali dilaporkan melanggar aturan dengan memasuki kawasan Temporary Closure atau wilayah penutupan sementara untuk aktivitas perikanan. Fuluan Tooge yang menjadi kawasan penutupan sementara dilakukan guna melindungi sumber daya ikan, utamanya gurita dan memungkinkan pemulihan ekosistem laut yang

Tegakan Aturan Temporary Closure, LMMA Kiwolu Adakan Tuturangi Read More »

Bangun Kepercayaan dan Solidaritas, LMMA Limbo Kiwolu Adakan Konsultasi Publik bersama Masyarakat

28 Agustus 2024- Untuk mendorong keterlibatan aktif masyarakat pada proses perencanaan dan pengambilan keputusan pengelolaan sumber daya alam, LMMA Limbo Kiwolu mengadakan Konsultasi Publik. Kegiatan yang diselenggarakan di Kantor Desa Darawa ini dihadiri oleh masyarakat dan perangkat Desa Darawa, Forkani, perwakilan Sara Barata Adat Kahedupa dan Balai Taman Nasional Wakatobi (BTNW). Konsultasi publik ini juga

Bangun Kepercayaan dan Solidaritas, LMMA Limbo Kiwolu Adakan Konsultasi Publik bersama Masyarakat Read More »

LMMA Limbo Kiwolu Bersama BTNW: Selaras Lanjutkan Banto’a Namo Nu Sara

27 Agustus 2024- Lokal Marine Management Area (LMMA) Limbo Kiwolu mengadakan Workshop bersama Forkani, perangkat Desa Darawa, perwakilan Sara Barata Kahedupa dan Balai Taman Nasional Wakatobi (BTNW). Kegiatan ini bertajuk Sinkronisasi Program Kerja LMMA Limbo Kiwolu bersama Program Taman Nasional Wakatobi di Desa Darawa. Dalam menyelaraskan program kerja, BTNW maupun LMMA Limbo Kiwolu saling menjelaskan

LMMA Limbo Kiwolu Bersama BTNW: Selaras Lanjutkan Banto’a Namo Nu Sara Read More »

Demi Alam yang Berkelanjutan: Cerita Perempuan Kehedupa dan Praktik Namo Nu Sara

Mungkin, ketika mendengar kata nelayan, kebanyakan orang akan mengasosiasikannya sebagai pekerjaan laki-laki. Padahal siapa pun bisa jadi nelayan.  Dalam UU No 7/2016 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan pun tidak menyebutkan gender tertentu. Perempuan memiliki kedudukan yang sama, bahkan bisa menjadi aktor utama dalam pengelolaan perikanan. Di Desa Darawa, puluhan rumah berdiri kokoh di atas batu

Demi Alam yang Berkelanjutan: Cerita Perempuan Kehedupa dan Praktik Namo Nu Sara Read More »

Scroll to Top