Sombano

Mangrove Desa Sombano: Kondisi Cenderung Bagus, Tapi Ada Tanda Stres

23 November 2024 – Hasil monitoring mangrove yang dilakukan oleh LMMA Pajumpa di Desa Sombano menunjukkan gambaran kondisi yang beragam, mulai dari kategori moderat hingga sangat baik (excellent). Analisis data ini dipresentasikan dalam sesi penginputan data di Sekretariat Forkani. Dari 9 stasiun monitoring yang tersebar di Desa Sombano, 5 stasiun menunjukkan kondisi mangrove yang sangat […]

Mangrove Desa Sombano: Kondisi Cenderung Bagus, Tapi Ada Tanda Stres Read More »

Monitoring Lamun di Desa Sombano: Kondisi Moderat dengan Potensi Pemulihan

23 November 2024 – Setelah memonitoring lamun di beberapa titik pesisir pantai Desa Sombano, Kelompok LMMA Popajumpa kemudian melakukan pengimputan dan analisis hasil data lamun di Sekretariat Forkani. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari lokakarya “Pentingnya  Monitoring Tiga Ekosistem dan Pengelolaan Laut Berkelanjutan” yang diadakan pada Selasa, 20/11/2024.  Dipimpin oleh Novi selaku pemateri, kegiatan dimulai dengan

Monitoring Lamun di Desa Sombano: Kondisi Moderat dengan Potensi Pemulihan Read More »

Menyusuri Data di Hutan “Mangrove Purba”

Sombano, 22 November 2024- Siang itu, pukul dua tepat, sekelompok orang berkumpul di sebuah desa pesisir paling ujung bagian barat Pulau Kaledupa, tepatnya di Desa Sombano. Peralatan monitoring mangrove—meteran kain, GPS, tali quadran, aplikasi pendukung di ponsel, hingga formulir data yang tersusun rapih dalam wadah penyimpanan. Di atas meja sederhana, termometer air, alat pengukur pH,

Menyusuri Data di Hutan “Mangrove Purba” Read More »

Urgensi Monitoring Lamun untuk Masa Depan Laut Berkelanjutan

Ekosistem lamun menjadi salah satu topik dalam pelatihan bertajuk “Pentingnya Monitoring Tiga Ekosistem dan Pengelolaan Laut Berkelanjutan” yang dilaksanakan di Ruang Belajar Forkani pada 20 November 2024. Kegiatan ini menyoroti pentingnya perlindungan dan monitoring ekosistem lamun untuk mendukung keberlanjutan sumber daya laut. Dibuka oleh Hasanuddin (Forkani), pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar pengambilan data dan

Urgensi Monitoring Lamun untuk Masa Depan Laut Berkelanjutan Read More »

Biomasa Perikanan Menurun, LMMA Popajumpa Lakukan Kajian Akar Masalah

15 November 2024– Penurunan biomasa ikan di perairan Sombano telah berdampak besar pada hasil tangkapan nelayan. Sebagai respons, LMMA Popajumpa mengadakan kajian untuk menemukan akar masalah dan mencari solusi yang tepat untuk mengatasi krisis perikanan ini. Ayiling, Anggota LMMA Popajumpa, menjelaskan bahwa menurunnya jumlah tangkapan ikan disebabkan oleh penurunan biomasa ikan itu sendiri. Sementara itu,

Biomasa Perikanan Menurun, LMMA Popajumpa Lakukan Kajian Akar Masalah Read More »

Warga Desa Sombano Adakan Penutupan Temporary Cluster di Lokasi Baru

10 November 2024– Warga Desa Sombano, anggota Local Marine Management Area (LMMA) Popajumpa, serta masyarakat adat setempat menggelar acara doa bersama sebagai bagian dari rangkaian penutupan wilayah Temporary Cluster (TC). Doa bersama diselenggarakan di Toruntu, Desa Sombano, Kecamatan Kaledupa, Wakatobi. Doa bersama yang dipimpin oleh tokoh adat setempat  ini merupakan simbol harapan dan niat baik

Warga Desa Sombano Adakan Penutupan Temporary Cluster di Lokasi Baru Read More »

LMMA Popajumpa Adakan Sosialisasi Lokasi Baru dan Waktu Penutupan TC

30 Oktober 2024- Kelompok Locally Managed Marine Area (LMMA) di Desa Sombano mengadakan sosialisasi penutupan kedua Temporary Closure (TC). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Sombano, Kecamatan Kaledupa ini dihadiri oleh perwakilan Sara Barata Kahedupa, Pemerintah Desa dan sejumlah Masyarakat Sombano. Pada pertemuan ini disepakati tiga hal penting. Pertama, yang menjadi lokasi kedua Temporary Closure berada

LMMA Popajumpa Adakan Sosialisasi Lokasi Baru dan Waktu Penutupan TC Read More »

Visi-Misi LMMA Popajumpa Fokus pada Kelestarian Pesisir dan Laut

27 Oktober 2024- Dalam upaya memperkuat pengelolaan sumberdaya laut secara berkelanjutan, kelompok Locally Managed Marine Area (LMMA) Popajumpa di Desa Sombano merumuskan visi dan misi. Diskusi yang berlangsung di rumah salah satu anggota LMMA ini, menjadi momentum penting untuk membahas berbagai ancaman lingkungan yang dihadapi, seperti pengambilan pasir untuk pembangunan serta kerusakan mangrove dan terumbu

Visi-Misi LMMA Popajumpa Fokus pada Kelestarian Pesisir dan Laut Read More »

Pendampingan Penyusunan Peraturan Kepala Desa: Bahas Pengelolaan Pesisir dan Laut

15-17 Oktober 2024 – Perangkat Desa Sombano mengikuti pendampingan penyusunan Peraturan Kepala Desa yang diselenggarakan di Kantor Desa Sombano, Kecamatan Kaledupa, Wakatobi. Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan aparatur desa dalam menyusun dan menerapkan peraturan yang relevan, khususnya di bidang pengelolaan. Hari pertama, dimulai dengan pembukaan oleh Roman selaku moderator. Ia menyampaikan bahwa tujuan utama kegiatan

Pendampingan Penyusunan Peraturan Kepala Desa: Bahas Pengelolaan Pesisir dan Laut Read More »

Kelompok Simpan Pinjam Sombano Bahas Perbaikan Buku Kas dan Pentingnya Usaha

3 Oktober 2024- Kelompok Simpan Pinjam Desa Sombano mengadakan pertemuan rutin bulanan di Kantor Desa Sombano, Kecamatan Kaledupa, Wakatobi. Pertemuan yang dipimpin oleh Roman ini dihadiri oleh seluruh anggota kelompok. Turut hadir juga, Hasanuddin untuk mendampingi pencatatam buku kas. Dalam pertemuan ini, Hasanuddin menyampaikan beberapa masukan terkait perbaikan buku kas. Beliau menegaskan pentingnya disiplin dalam

Kelompok Simpan Pinjam Sombano Bahas Perbaikan Buku Kas dan Pentingnya Usaha Read More »

FGD Pentingnya Sistem Informasi Perikanan di Desa Sombano

Bersama nelayan di Desa Sombano, Forkani melakukan Focus Group Discussion (FGD) tentang Profiling Perikanan Gurita dan Finfish. Kegiatan diselenggarakan pada tanggal 22 Agustus 2024 di Kantor Desa Sombano, Kecamatan Kaledupa, Wakatobi. Pada kesempatannya, Hasanuddin (Forkani) menjelaskan bahwa pendataan profiling perikanan gurita dan finfish dapat digunakan untuk mendapatkan data  nyata terhadap kondisi perikanan dan ekosistem. Sehingga

FGD Pentingnya Sistem Informasi Perikanan di Desa Sombano Read More »

Scroll to Top